Aplikasi Bibit Reksadana
Bisnis

Apakah Aplikasi Bibit Reksadana Rekomended?

Sekarang, investasi reksadana sangat mudah karena penyedia layanan produk reksadana online yang semakin banyak. Agen Penjual Reksa Dana ini memakai basis teknologi. Tentu saja, hal ini sangat memudahkan investor yang tidak mau ribet ke broker atau agen penjual offline. Salah satu Agen Penjual Reksa Dana (APERD) yang paling rekomended adalah aplikasi Bibit reksadana.

Apa Itu Bibit?

Bibit adalah salah satu aplikasi yang bisa membantu kalian untuk berinvestasi dalam produk reksadana. Bibit juga tersedia pada iOS ataupun android, bahkan website. Yang membuatnya unik adalah Bibit memakai teori Modern Portfolio sistem robo yang terdapat diversifikasi portfolio.

Aplikasi Bibit Reksadana
Aplikasi Bibit Reksadana

Artinya, Bibit bukan hanya menjadikan dalam 1 tipe produk reksadana tapi juga dipecah tergantung nilai resiko dari investor. Nilai resiko ini merupakan hasil kuesioner yang ditanyakan Ketika investor pertama kali malakukan registrasi di aplikasi.

Pembukuan Akun Reksadana di Aplikasi Bibit

Kalian bisa membuat akun di aplikasi Bibit dengan mudah, mirip dengan APERD berbasis aplikasi lain. Kalian hanya harus mengisi biodata & mengunggah identitas (KTP). Lalu, kalian harus mengkonfigurasi password & menjawab kuesioner (6 pertanyaan) untuk menentukan tipe investor mana kalian masuk.

Salah satunya adalah tipe investor moderat yang berada di tengah-tengah dalam penerimaan resiko investasi. Ada 2 profil lain selain profil moderat, yaitu Konservatif & agresif. Setelah semua proses di atas selesai, kalian hanya perlu menunggu Bibit menyetujui akun yang kalian buat.

Saatnya Berinvestasi Reksadana di Bibit

Ketika berinvestasi reksadana dengan aplikasi Bibit, kalian dapat memilih memakai fitur otomatis yang disarankan robo-nya atau pakai opsi manual. Jika kalian pilih fitur otomatis, Bibit akan menghitung alokasi yang diperlukan berdasar nilai resiko yang telah ada & akan membaginya jadi berbagai macam reksadana.

Ada 3 macam reksadana yang disarankan aplikasi Bibit. Jika kalian mengikuti anjuran Bibit, kalian bisa membeli produk reksadana dari Manager Investasi yang termasuk dalam tipe reksadana itu.

Manager investasi yang ada di Bibit masih lebih banyak & bervariasi dibanding dengan Bareksa. Tentu saja itu karena aplikasi Bibit masih termasuk APERD baru. Untuk pembelian, kalian bisa mentransfer ke akun Manajer Investasi dan melakukan konfirmasi pengiriman uang.

Rekonsiliasi uang transfer & verifikasi dengan Manajer Investasi tergolong standar, tak lebih dari 4 hari kerja. Hingga kini, return yang didapat sekitar 3,78%. Pastinya, hasil itu tidak banyak secara nominal. Namun sebaiknya jangan berinvestasi dengan konsep bahwa investasi merupakan kendaraan menuju tujuan keuangan.

Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Bibit

Selain interface-nya yang sederhana, proses registrasi & pembayaran juga sangat mudah. Bahkan, customer service-nya sangat cepat tanggap dalam merespon. Tentu saja, berbagai kemungkinan kendala dapat diselesaikan dengan cepat.

Meski begitu, Bibit juga punya beberapa kekurangan. Salah satunya adalah rekomendasinya yang biasa saja dengan jumlah produk reksadana yang tergolong sedikit. Selain itu, hanya ada 6 pertanyaan survey, serta 10 jenis pengelompokan ragam profil resiko. Pilihan produknya yang terbatas tentu saja kalah dibanding platform lain.

Jadi, apakah aplikasi bibit reksadana rekomended? Jawabannya mungkin saja cukup rekomended. Akan tetapi, kalian juga harus menentukan tujuan keuangan dulu sebelum berinvestasi. Kami yakin bahwa reksadana termasuk produk investasi yang sederhana. Kalian yang masih pemula akan dengan mudah mempelajarinya. Untuk alternatif lain yang dijamin legal dan aman, kalian bisa berinvestasi di Sakumascom.

Bagaimana? Mungkin cuma itu yang dapat ulas tentang Aplikasi Bibit Reksana semoga dapat membantu nda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *